⌂ Beranda News Fosil 125 Juta Tahun Simpan Sel Kulit Utuh, Dinosaurus Ini Mirip Landak

Fosil 125 Juta Tahun Simpan Sel Kulit Utuh, Dinosaurus Ini Mirip Landak

Fosil 125 Juta Tahun Simpan Sel Kulit Utuh, Dinosaurus Ini Mirip Landak
Ilustrasi: Fosil 125 Juta Tahun Simpan Sel Kulit Utuh, Dinosaurus Ini Mirip Landak
A A Ukuran Teks16px

Fosil dinosaurus biasanya hanya menyisakan tulang.

Namun, fosil seekor dinosaurus muda dari China membuat ilmuwan tercengang karena masih menyimpan struktur sel kulit hingga tingkat mikroskopis meski telah terkubur selama sekitar 125 juta tahun.

>>> MotoGP 2026: Lima Rider Teratas Hanya Terpaut 24 Poin di Paruh Musim

Penemuan ini sekaligus mengungkap jenis duri berongga yang belum pernah ditemukan pada dinosaurus sebelumnya. Dinosaurus baru itu diberi nama Haolong dongi.

Fosilnya ditemukan di Formasi Yixian, Provinsi Liaoning, China timur laut.

Kerangka sepanjang sekitar 2,45 meter itu berasal dari individu muda dan terawetkan dalam kondisi luar biasa, lengkap dengan kulit, sisik, serta duri-duri berongga yang tersebar di leher, punggung, dan sisi tubuhnya.

Sel Kulit Masih Terlihat Jelas

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Nature Ecology & Evolution ini menunjukkan struktur kulit tersebut masih mempertahankan detail hingga tingkat sel.

Dengan menggunakan pemindaian sinar-X beresolusi tinggi, tomografi, dan analisis histologi, para peneliti menemukan bahwa dinding duri tidak tersusun dari tulang, melainkan jaringan kulit yang telah termineralisasi.

Di dalamnya, ilmuwan masih dapat membedakan lapisan kulit terluar yang mengeras (stratum corneum), beberapa lapisan epidermis, hingga sel-sel keratinosit yang bahkan masih memperlihatkan struktur yang ditafsirkan sebagai inti sel.

"Menemukan kulit dinosaurus yang terawetkan hingga tingkat sel merupakan sesuatu yang luar biasa.

Ini memberi kita jendela untuk memahami biologi hewan-hewan tersebut pada tingkat yang sebelumnya tidak pernah kami bayangkan," kata paleontolog Pascal Godefroit, penulis senior studi ini, dikutip dari ScienceDaily, Minggu (2/8/2026).

Meski demikian, ilmuwan menegaskan bahwa sel yang terawetkan bukan berarti jaringan hidup atau DNA masih tersisa.

Yang bertahan hanyalah salinan mineral dari struktur anatomi sel, bukan materi biologis yang masih aktif.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM