⌂ Beranda News Digitalisasi Layanan Kehutanan Dikebut Demi Pangkas Birokrasi

Digitalisasi Layanan Kehutanan Dikebut Demi Pangkas Birokrasi

Digitalisasi Layanan Kehutanan Dikebut Demi Pangkas Birokrasi
Ilustrasi: Digitalisasi Layanan Kehutanan Dikebut Demi Pangkas Birokrasi
A A Ukuran Teks16px

Saya masih melihat ada loket yang seperti loket pembayaran listrik zaman dulu.

Padahal pelayanan yang baik sudah seperti di perbankan, terbuka, antreannya tertata, bahkan masyarakat bisa memilih jadwal kedatangan dan mengetahui nomor antreannya sebelum datang," katanya.

Digitalisasi tersebut diharapkan tidak hanya memangkas waktu layanan. Tetapi juga meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi proses perizinan di sektor kehutanan.

Sistem berbasis digital juga dinilai dapat memudahkan masyarakat maupun pelaku usaha dalam mengakses berbagai layanan pemerintah. Tanpa harus melalui proses administrasi yang berbelit.

Raja Juli Antoni menegaskan pembenahan pelayanan publik menjadi salah satu agenda utama Kementerian Kehutanan.

Hal ini untuk mendukung target pemerintah dalam meningkatkan kemudahan berusaha (ease of doing business) sekaligus memperkuat reformasi birokrasi.

"Ini agenda yang akan saya perbaiki, supaya apa yang diinginkan Bapak Presiden terkait ease of doing business bisa terwujud.

>>> Rahasia Layar Tipis dan Bebas Lipatan Galaxy Z Fold8

Orang bisa berbisnis dengan baik karena pelayanannya cepat, sementara kita juga memperoleh kepuasan dalam memberikan layanan dan meningkatkan indeks reformasi birokrasi," pungkasnya.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM