⌂ Beranda News Telkom Gelar Forum Nasional Bahas Masa Depan Keamanan Digital Era Kuantum

Telkom Gelar Forum Nasional Bahas Masa Depan Keamanan Digital Era Kuantum

Telkom Gelar Forum Nasional Bahas Masa Depan Keamanan Digital Era Kuantum
Ilustrasi: Telkom Gelar Forum Nasional Bahas Masa Depan Keamanan Digital Era Kuantum
A A Ukuran Teks16px

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) menyelenggarakan Workshop Post-Quantum Cryptography (PQC) di Malang pada awal Juli 2026.

Forum nasional ini mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, lembaga riset, dan sektor strategis untuk membangun kesiapan menghadapi era komputasi kuantum.

>>> Perbedaan 5G dan 4G dalam Penggunaan Sehari-Hari

Perkembangan teknologi komputasi kuantum diprediksi membawa tantangan baru bagi keamanan siber.

Meskipun komputer kuantum saat ini belum mampu mengancam sistem kriptografi yang ada, di masa depan teknologi ini berpotensi melemahkan algoritma kunci publik seperti RSA dan Elliptic Curve Cryptography (ECC).

Transisi menuju Post-Quantum Cryptography menjadi langkah strategis untuk menjaga keamanan infrastruktur digital.

Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Edwin Hidayat Abdullah, menekankan pentingnya pemahaman PQC di kalangan regulator dan pelaku industri.

Menurut Edwin, tantangan saat ini bukan hanya mengembangkan teknologi, tetapi juga menerjemahkan konsep akademik menjadi kebijakan dan implementasi yang dapat diadopsi secara luas.

Direktur Kebijakan Teknologi Keamanan Siber dan Sandi BSSN, Giyanto Awan Sularso, menambahkan bahwa kesiapan menghadapi ancaman kuantum perlu dilakukan secara bertahap.

BSSN telah menyiapkan kerangka migrasi menuju PQC yang mencakup inventarisasi aset kriptografi, penilaian risiko, penyusunan prioritas, perencanaan migrasi, pelaksanaan, hingga pemantauan dan evaluasi.

Pendekatan ini bertujuan memastikan proses migrasi di kementerian, lembaga, BUMN, dan sektor strategis berjalan terukur dan aman.

Kolaborasi Lintas Ekosistem

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom, Seno Soemadji, mengatakan bahwa transformasi digital harus berjalan beriringan dengan transformasi keamanan digital.

"Post-Quantum Cryptography bukan sekadar isu teknologi, tetapi bagian dari kesiapan nasional menjaga kepercayaan terhadap ekosistem digital Indonesia," ujarnya.

>>> Tarik Muharemovic Tinggalkan Sassuolo, Jay Idzes Menyusul?

Seno menambahkan, kesiapan menghadapi era kuantum tidak bisa dilakukan secara parsial.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM