Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy dilaporkan bertemu tertutup dengan Presiden AS Donald Trump di Gedung Putih.
Dalam pertemuan tersebut, Zelenskyy meminta Trump untuk membujuk Elon Musk, bos Starlink, agar teknologi tersebut dapat membantu Ukraina dalam perang melawan Rusia.
>>> Thom Haye Kembali Bersinar di Piala AFF 2026 dengan Gol Cantik
Proposal yang diajukan Zelenskyy adalah agar AS dapat menghindari pengiriman rudal pertahanan udara canggih seperti Patriot. Sebagai gantinya, Ukraina akan memperluas penggunaan jaringan komunikasi satelit Starlink.
Namun, menurut pejabat yang mengetahui percakapan tersebut, Trump bersikap tidak pasti mengenai permintaan tersebut, sehingga kelanjutan rencana itu masih belum jelas.
Laporan The Atlantic menyebutkan bahwa Zelenskyy ingin Trump mengamankan izin Musk untuk penggunaan Starlink guna memandu serangan drone di dalam wilayah Rusia.
Saat ini, Musk hanya mengizinkan penggunaan Starlink di wilayah Ukraina, termasuk Krimea dan wilayah pendudukan Rusia lainnya.
>>> Donald Trump Bantah Terlibat dalam Rencana Jual Saham Piala Dunia
Perusahaan kedirgantaraan Musk, SpaceX, telah membatasi penggunaan Starlink di dalam Rusia.
Starlink dianggap sebagai cara paling memungkinkan untuk mengarahkan drone Ukraina ke peluncur rudal Rusia, misalnya dengan memasangnya di truk yang tersebar di seluruh Rusia.
Pertemuan ini terjadi setelah pertemuan sebelumnya di KTT NATO di Ankara, di mana Trump mengumumkan AS akan memberi Ukraina lisensi untuk membuat sistem pertahanan Patriot, sebuah permintaan lama Kyiv untuk melawan serangan rudal Rusia.
Dalam unggahan media sosial pasca-pertemuan, Zelenskyy berterima kasih kepada Trump atas dukungan pemerintah AS untuk Kyiv dalam perang yang telah berlangsung lebih dari empat tahun.
>>> Hoax Pernikahan Ronaldo dan Georgina Jadi Candaan Netizen +62
Zelenskyy menyatakan bahwa ia dan Trump membahas lisensi produksi pencegat Patriot serta ide-ide lain yang dapat membantu Ukraina.
