BSSN telah membentuk Gugus Tugas Nasional Penyiapan Migrasi Post-Quantum Cryptography untuk mendukung peta jalan nasional.
Dari sisi industri, Telkom berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun kesiapan nasional.
Melalui Telkom University, riset PQC seperti quantum error correction dan pengembangan talenta digital telah dimulai.
Telkom juga sedang mengkaji persiapan menuju era quantum-safe dengan menyediakan quantum-safe network dan data center.
Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menekankan pentingnya penguatan kapabilitas nasional secara menyeluruh.
"Era komputasi kuantum akan mengubah paradigma keamanan digital secara fundamental," katanya.
Chairman CISSReC, Pratama Persadha, menyarankan organisasi tidak perlu menunggu komputer kuantum memecahkan kriptografi untuk mulai bersiap.
Langkah awal yang bisa dilakukan adalah menginventarisasi aset digital dan mengidentifikasi data paling kritis.
Dengan demikian, migrasi ke sistem keamanan tahan kuantum dapat dilakukan bertahap tanpa mengganti seluruh infrastruktur.
Rapat koordinasi ini menjadi langkah awal memperkuat sinergi nasional dalam menyusun kebijakan dan membangun kapasitas.
>>> Perdagangan Berbasis AI: Meta Yakin Tembus USD 5 Triliun pada 2030
Melalui kolaborasi erat, Indonesia diharapkan mampu mengantisipasi ancaman dan memanfaatkan teknologi kuantum untuk daya saing digital.
