⌂ Beranda News Mengenal PSR J1719-1438 b, Planet "Berlian" di Luar Angkasa

Mengenal PSR J1719-1438 b, Planet "Berlian" di Luar Angkasa

Mengenal PSR J1719-1438 b, Planet "Berlian" di Luar Angkasa
Mengenal PSR J1719-1438 b, Planet "Berlian" di Luar Angkasa
A A Ukuran Teks16px

Sebuah objek luar angkasa yang dijuluki planet berlian, menarik perhatian para ilmuwan.

Objek bernama PSR J1719-1438 b ini mengorbit sebuah pulsar dan diperkirakan memiliki material yang sangat padat dan kaya karbon.

>>> Kakek 69 Tahun Juara Florida Python Challenge Berkat Sepeda Listrik

Astronom menemukan objek ini pada tahun 2011 menggunakan metode pulsar timing. Julukan planet berlian muncul karena objek tersebut diduga merupakan sisa bintang yang telah kehilangan sebagian besar materinya.

Material yang tersisa kemungkinan kaya karbon dan berada dalam kondisi tekanan yang sangat ekstrem. Dalam kondisi seperti itu, karbon dapat membentuk struktur kristal yang menyerupai berlian.

Karakteristik Unik PSR J1719-1438 b

PSR J1719-1438 b memiliki massa minimum sekitar 1,2 kali massa Jupiter, atau lebih dari 380 kali massa Bumi.

Objek ini mengorbit pulsarnya dengan sangat cepat, dengan satu putaran orbit hanya membutuhkan waktu sekitar 2,2 jam.

Meskipun massanya sangat besar, ukuran atau radius PSR J1719-1438 b belum diketahui secara pasti.

Yang membuat objek ini luar biasa adalah kepadatannya yang diperkirakan mencapai setidaknya 23 gram per sentimeter kubik, jauh lebih tinggi dari rata-rata kepadatan Bumi.

Para peneliti menduga objek ini merupakan katai putih bermassa sangat rendah yang kehilangan sebagian besar lapisan luarnya setelah berinteraksi dengan pulsar.

Ini berarti PSR J1719-1438 b kemungkinan bukan planet biasa yang terbentuk seperti Bumi.

Objek ini berada dalam sistem dengan sebuah pulsar, yaitu bintang neutron yang berputar sangat cepat dan memancarkan gelombang radio secara berkala.

Interaksi gravitasi antara pulsar dan bintang pendampingnya diduga menyebabkan sebagian besar materi bintang pendamping tersedot ke arah pulsar.

Hanya sekitar 0,1 persen massa awal bintang pendamping yang mungkin tersisa sebagai objek tersebut, menjadikannya sangat unik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM