Astronom menemukan sebuah planet unik yang membuat teori pembentukan planet kembali dipertanyakan oleh para peneliti.
Planet bernama GJ 523b ini memiliki massa sekitar 23 kali Bumi, namun ukuran radiusnya hanya 2,5 kali lipat.
>>> Liverpool Dituntut Bereaksi Cepat Usai Musim Lalu yang Mengecewakan
Kondisi tersebut membuat planet ini mempunyai tingkat kepadatan sekitar 50% lebih tinggi daripada Bumi.
Planet ini ditemukan oleh tim peneliti yang dipimpin mahasiswa pascasarjana Max Kroft dan astronom Thomas Beatty.
GJ 523b mengorbit bintang induknya, GJ 523, setiap 17,8 hari dengan jalur orbit yang hampir tegak lurus.
Karakteristik aneh ini menempatkannya ke dalam kategori langka yang disebut mega-Earth atau Bumi raksasa.
>>> Gaji Tinggi Jadi Penghalang Rafael Leao Tinggalkan AC Milan
Secara ukuran, planet ini terlalu besar untuk kelompok super-Earth, tetapi kepadatannya terlalu tinggi bagi sub-Neptune.
Pengamatan menunjukkan hampir tidak ada gas hidrogen yang menyelimuti planet tersebut meskipun gravitasinya sangat kuat.
Para peneliti menduga planet ini dahulu berada lebih dekat dengan bintangnya sebelum berpindah ke orbit sekarang.
>>> Roma Vs Fiorentina: Donyell Malen Cetak Hat-trick dan Bantai La Viola 4-0
Kemungkinan lainnya adalah planet ini terbentuk akibat tabrakan dua objek besar yang menghasilkan panas ekstrem.