CEO SpaceX Elon Musk mengungkapkan rencana ambisius untuk meningkatkan skala konstelasi Starlink secara masif.
Perusahaan berencana menempatkan lebih dari 100.000 satelit di orbit khusus untuk kebutuhan komunikasi global.
>>> Kontribusi Vital Rayan Cherki Warnai Kemenangan Perdana City
Langkah tersebut melibatkan peningkatan sepuluh kali lipat yang didukung oleh penggunaan satelit generasi V3 terbaru.
Satelit V3 dirancang mampu memberikan kecepatan internet hingga tingkat gigabit dengan latensi yang jauh lebih rendah.
Musk menilai lonjakan kapasitas ini sangat dibutuhkan untuk mengimbangi perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta robotika.
>>> Francisco Conceicao Sebut Juventus Harusnya Bisa Menang Telak Atas Frosinone
Jumlah pelanggan aktif layanan internet satelit ini sendiri dilaporkan telah melampaui angka 12 juta pengguna.
Namun, rencana ekspansi besar ini turut memicu kritik dari kelompok lingkungan serta astronom terkait potensi polusi cahaya.
>>> Kisah Kelam Pony, Orang Utan Korban Eksploitasi Seksual di Kalimantan
SpaceX juga masih harus mengantongi izin tambahan dari regulator Amerika Serikat untuk melampaui batas operasional saat ini.