⌂ Beranda News Kasus Cookie Stuffing Startup Phia Seret Putri Bill Gates
News

Kasus Cookie Stuffing Startup Phia Seret Putri Bill Gates

Kasus Cookie Stuffing Startup Phia Seret Putri Bill Gates
Kasus Cookie Stuffing Startup Phia Seret Putri Bill Gates
A A Ukuran Teks16px

Phoebe Gates yang merupakan putri bungsu pendiri Microsoft Bill Gates tengah menjadi pusat perhatian publik.

Startup belanja berbasis kecerdasan buatan bernama Phia yang didirikannya dituding melakukan praktik cookie stuffing.

>>> Alvarez Diteriaki Suporter Atletico Di Tengah Isu Pindah Klub

Tudingan tersebut menyebutkan bahwa startup itu memakai kode afiliasi untuk meraup komisi dari transaksi yang tidak mereka hasilkan.

Investigasi Bloomberg mengungkapkan bahwa Phoebe dan rekan pendirinya, Sophia Kianni, diduga sudah mengetahui fitur tersebut sejak berbulan-bulan sebelumnya.

Pihak Phia telah membantah beberapa temuan tersebut dan menyatakan fitur atribusi yang salah telah dihapus pada 7 Juli 2026.

Perusahaan juga sedang meninjau kembali seluruh transaksi serta berencana merekrut kepala kepatuhan agar masalah serupa tidak terulang.

>>> Update Klasemen Liga Inggris: Man City Amankan Tiga Poin Penting

Kontroversi ini lantas memicu perdebatan mengenai potensi jeratan hukum bagi para pendirinya di Amerika Serikat.

Star Kashman selaku ahli hukum menyebutkan bahwa praktik semacam ini secara teori dapat bersinggungan dengan kasus penipuan komunikasi elektronik.

Ancaman maksimum untuk pelanggaran tersebut mencapai 20 tahun penjara jika jaksa mampu membuktikan adanya unsur kesengajaan.

>>> Beda Gempa NTT 2026 dan 1992: Ini Penjelasan Ahli Soal Tsunami

Namun, belum ada dakwaan pidana yang dijatuhkan sehingga potensi hukuman maksimal tersebut belum tentu menimpa para pendiri Phia.

📰 Update Terbaru