Pemerintah terus menggenjot pembangunan infrastruktur digital di berbagai wilayah tanah air seiring momentum peringatan kemerdekaan.
Kementerian Komunikasi dan Digital bersama para penyelenggara telekomunikasi mencatat pembangunan jaringan fiber optik telah menembus angka lebih dari 1,19 juta kilometer.
>>> Usaha Voucher Internet Starlink Berujung Pidana di PN Padang
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid merinci bahwa infrastruktur tersebut terbagi atas jaringan fiber optik laut sepanjang 131.325,99 km.
Selain itu, jaringan fiber optik darat atau inland telah membentang hingga mencapai 1.061.727,57 km di berbagai daerah.
Keseluruhan jaringan telekomunikasi ini telah menghubungkan berbagai wilayah mulai dari antarpulau, kota, kabupaten, hingga tingkat kecamatan serta desa.
Infrastruktur fiber optik dilaporkan telah berhasil menjangkau 53.382 desa atau setara dengan 63,79 persen dari total 83.687 desa di Indonesia.
>>> Aleksander Ceferin Tegaskan Ogah Maju Sebagai Calon Presiden FIFA
Pemerintah juga mencatat pemasangan titik Optical Distribution Point telah mencapai 2.712.813 titik untuk mendistribusikan sinyal ke pelanggan.
Cakupan layanan 4G dari sisi populasi menunjukkan penetrasi yang luas hingga mencapai 98,96 persen atau melayani sekitar 267 juta jiwa pada kuartal I 2026.
Sementara itu, jaringan 5G masih berada pada tahap awal pengembangan dengan cakupan wilayah sekitar 2,38 persen yang melayani 109 juta jiwa.
>>> Serie A Dimulai Tanpa Jay Idzes, Kenapa Bek Sassuolo Ini Absen?
Pemerintah menargetkan kecepatan rata-rata internet seluler maupun tetap dapat meningkat secara bertahap hingga menyentuh 100 Mbps pada 2029.