BlackBerry sempat menjadi penguasa industri ponsel dunia dengan perangkat ikonik berfitur keyboard fisik.
Perusahaan tersebut akhirnya harus keluar dari bisnis smartphone setelah kalah bersaing dari dominasi Android dan iPhone.
>>> Sabah & LASK Ukir Sejarah Lolos ke Liga Champions Lewat Laga Dramatis
Perusahaan kini mengalihkan fokus bisnisnya ke sektor perangkat lunak melalui platform QNX. Sistem operasi tersebut dirancang untuk mendukung berbagai fungsi penting pada kendaraan bermotor.
Ekspansi ke Sektor Robotika dan Otomasi Industri
CEO BlackBerry John Giamatteo menyatakan bahwa QNX kini merambah sektor robotika yang mencakup lingkungan industri. Penggunaan software tersebut menyasar gudang, forklift robotik, hingga peralatan medis.
>>> Gennaro Gattuso Sebut Gagal Lolos Piala Dunia Jadi Luka Abadi
Portofolio robotika kini menjadi salah satu lini bisnis dengan pertumbuhan tercepat di perusahaan. BlackBerry mencatatkan tumpukan pesanan untuk QNX senilai USD 950 juta.
>>> Manajer Nvidia Masuk Daftar Terdakwa Kasus Penyelundupan Teknologi AI
Perusahaan juga memperluas kerja sama dengan Nvidia untuk mengimplementasikan perangkat lunaknya pada robotika. Harga saham BlackBerry mencatatkan kenaikan signifikan di tengah margin dan profitabilitas yang membaik.