PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui anak usahanya, Telin, tengah menyiapkan pengembangan jaringan kabel laut internasional.
Langkah strategis ini dijalankan melalui program Indonesia Cable Express (ICE) yang mencakup 14 proyek pembangunan infrastruktur.
>>> Xiaomi Keluarkan Aturan Garansi Baru untuk Sejumlah HP Bekas dan Rekondisi
CEO Telin Abdul Rahman Ansyori menjelaskan bahwa rangkaian proyek tersebut dirancang untuk menghubungkan wilayah Indonesia ke berbagai kawasan.
Jalur komunikasi bawah laut ini nantinya akan menjangkau kawasan Asia, Eropa, Timur Tengah, hingga Amerika.
Eksekusi pembangunan tidak dilakukan secara serentak, melainkan bertahap sesuai dengan kebutuhan kapasitas pada masing-masing koridor.
Perusahaan akan memprioritaskan jalur yang memerlukan penguatan jaringan terlebih dahulu demi menjaga kestabilan ekosistem digital.
Director of Wholesale & International Service Telkom Indonesia Budi Satria Dharma Purba menyebut bisnis kabel laut sebelumnya berfokus pada tiga koridor utama.
Ketiga koridor tersebut meliputi antarkawasan Asia, Asia-Amerika, serta jalur penghubung antara Asia dan Eropa.
>>> Aksi Solid Elkan Baggott Bawa Millwall Singkirkan Cambridge United
Kini, Telkom mulai membidik peluang ekspansi baru dengan keluar dari zona nyaman bisnis mereka saat ini.
Telin sebelumnya telah membuka kantor baru di kawasan Timur Tengah sebagai bagian dari inisiasi awal ekspansi.
Sejumlah koridor baru yang sedang dijajaki mencakup jalur Timur Tengah-Afrika, Eropa-Amerika, serta Amerika Serikat menuju Amerika Latin.
Meski memperluas cakupan wilayah, manajemen memastikan setiap rencana investasi akan dikalkulasikan secara cermat.
Perusahaan menerapkan prinsip kehati-hatian yang tinggi mengingat besarnya modal yang dibutuhkan dalam proyek kabel laut.
>>> Ramai Aktivitas Fisik Warga di Area Terbuka Gelora Bung Karno
Langkah ekspansi ini diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam peta konektivitas digital dunia ke depan.