Pulau Musambwa di Danau Victoria, Uganda, menyimpan kisah unik mengenai kehidupan berdampingan antara manusia dan satwa liar.
Sekitar 100 nelayan etnis Baganda tinggal di pulau kecil ini bersama populasi ratusan hingga ribuan kobra hutan.
>>> Kenaikan Harga Permanen Warnai Pasar Teknologi, Era Ponsel Android Murah Berakhir
Kobra hutan tersebut bergerak bebas di pemukiman manusia tanpa pernah menimbulkan insiden gigitan mematikan selama puluhan tahun.
Bagi para nelayan, ular-ular berbisa ini dipuja sebagai makhluk suci yang keberadaannya harus dilindungi dan dihormati.
>>> Respons Mikel Arteta saat Arsenal Dikaitkan dengan Julian Alvarez
Populasi kobra di pulau ini tidak menunjukkan sifat agresif karena mereka memahami manusia bukanlah ancaman bagi mereka.
Selain itu, melimpahnya stok makanan berupa telur dan anak burung turut membuat ular-ular tersebut tidak menyerang.
>>> Chelsea vs Luton: Bungkam Pertahanan Lawan di Stamford Bridge
Pulau Musambwa juga menerapkan aturan adat yang ketat, termasuk pantangan menebang pohon dan larangan berhubungan seks.