Jepang bersiap mengirim wahana antariksa Martian Moons eXploration menuju Mars pada Oktober 2026.
Misi ini bertujuan mengambil sampel material dari Phobos dan membawanya kembali ke Bumi.
>>> Fitur Scam Alert WhatsApp Uji Coba Keamanan Baru di HP Android
Jadwal Peluncuran dan Target Misi MMX
JAXA menetapkan peluncuran misi menggunakan roket H3 dari Tanegashima Space Center pada 20 Oktober 2026 pukul 04.41 waktu Jepang.
Jendela peluncuran cadangan telah disiapkan hingga 7 November untuk mengantisipasi berbagai kendala teknis.
Wahana akan mempelajari Phobos dan Deimos, dengan target pendaratan utama di permukaan Phobos.
Ilmuwan menargetkan pengambilan setidaknya 10 gram material permukaan untuk dimasukkan ke kapsul khusus.
Seluruh rangkaian perjalanan ini diperkirakan rampung dan sampel tiba kembali di Bumi pada 2031.
>>> Dampak Kebebasan Taktis Mourinho pada Performa Impresif Bellingham
Langkah tersebut menjadikan misi ini sebagai upaya pertama umat manusia yang mengembalikan sampel dari kawasan Mars.
Asal-usul Phobos sendiri masih menjadi teka-teki besar karena ukurannya yang kecil dan bentuk tidak beraturan.
Para ahli menduga bulan tersebut berasal dari sisa tumbukan besar di Mars atau merupakan asteroid yang tertangkap gravitasi.
NASA turut serta membawa instrumen MEGANE untuk mengukur neutron dan sinar gamma dari permukaan Phobos.
Selain itu, terdapat rover kecil bernama IDEFIX buatan Eropa untuk mengamati kondisi medan bergravitasi sangat rendah.
>>> Tanggapan Michael Carrick Terkait Kontroversi Gol Manchester United Kontra Ipswich Town
Teknologi yang dikembangkan melalui misi ini juga diharapkan menjadi batu loncatan eksplorasi manusia ke Mars di masa depan.