Sebuah sumur berusia sekitar 2.500 tahun ditemukan di situs kota kuno Kainua, dekat Bologna, Italia.
Para arkeolog menemukan patung perempuan perunggu, piring langka, serta kerangka pria dan wanita.
>>> Kenangan Buruk Mandalika Bikin Marc Marquez Pasang Mode Siaga
Temuan tersebut berasal dari proyek penggalian ke-39 University of Bologna. Lokasinya berada di kawasan sakral yang berkaitan dengan Uni, dewi Etruria.
Fungsi Sakral dan Pengawetan Alami
Masyarakat Etruria memperlakukan air sebagai bagian dari kehidupan keagamaan. Benda-benda perunggu di dalam sumur ditemukan dalam kondisi terfragmentasi dan sengaja dipecahkan.
Artefak tersebut masih mempertahankan kilau aslinya karena berada di bawah air dengan lingkungan rendah oksigen. Kondisi ini memperlambat proses korosi selama ribuan tahun.
>>> Hasil LaLiga: Bungkam Rayo Vallecano 5-2, Barcelona Kuasai Klasemen
Elisabetta Govi, profesor arkeologi Universitas Bologna, menyatakan bahwa sumur ini memiliki fungsi khusus untuk upacara keagamaan. Pembuatan perunggu sendiri dipandang berkaitan dengan proses kelahiran dan kehidupan.
Sumur tersebut diperkirakan dibuat sekitar akhir abad ke-6 hingga awal abad ke-5 SM. Benda perunggu diduga merupakan persembahan nazar saat pembangunan sumur.
Bagian paling mengejutkan adalah penemuan kerangka dua orang dewasa yang diduga berkaitan dengan ritual penutupan sumur. Pemeriksaan awal belum menemukan indikasi pengorbanan manusia.
>>> Man City Gagal Rekrut Cody Gakpo Akibat Tawaran Ditolak Liverpool
Analisis lanjutan seperti DNA dan penanggalan karbon-14 akan dilakukan untuk mengetahui identitas kedua individu tersebut. Penemuan ini memperkaya pengetahuan mengenai keagamaan Etruria.
