Lonjakan industri kecerdasan buatan turut mendongkrak pencapaian finansial Broadcom lewat sektor chip AI yang tumbuh signifikan.
Broadcom mencatatkan pendapatan semikonduktor AI sebesar USD 16,7 miliar atau setara dengan Rp 278 triliun pada kuartal ketiga tahun fiskal 2026.
Pencapaian tersebut melesat 221 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
CEO Broadcom Hock Tan menyatakan peningkatan itu didorong tingginya kebutuhan akan custom AI accelerator serta produk networking.
Secara keseluruhan, perusahaan membukukan pendapatan sebesar USD 29,59 miliar dengan perolehan laba bersih mencapai USD 13,09 miliar.
Proyeksi Kuartal Berikutnya
Broadcom memperkirakan tren positif ini akan terus berlanjut pada kuartal keempat mendatang.
Perusahaan memproyeksikan pendapatan semikonduktor AI dapat menyentuh angka USD 21,7 miliar.
Meski bisnis AI bertumbuh pesat, saham Broadcom sempat mengalami penurunan lebih dari 3 persen dalam perdagangan setelah jam bursa.
Koreksi tersebut terjadi karena proyeksi total pendapatan kuartal berikutnya berada sedikit di bawah perkiraan para analis pasar.