⌂ Beranda News Uber PHK 3.300 Karyawan Sambil Alihkan Dana Besar untuk Pengembangan Robotaxi
News

Uber PHK 3.300 Karyawan Sambil Alihkan Dana Besar untuk Pengembangan Robotaxi

Ilustrasi kantor Uber dan layanan transportasi online
Uber PHK 3.300 Karyawan Sambil Alihkan Dana Besar untuk Pengembangan Robotaxi
A A Ukuran Teks16px

Perusahaan layanan transportasi online Uber mengumumkan pemutusan hubungan kerja yang berdampak pada sekitar 3.300 karyawan.

Jumlah tersebut mencakup sekitar 10% dari total tenaga kerja global perusahaan secara keseluruhan.

Kebijakan ini menjadi gelombang pemutusan hubungan kerja terbesar yang dilakukan perusahaan sejak pandemi COVID-19 pada 2020.

CEO Uber Dara Khosrowshahi menyatakan langkah tersebut bertujuan memangkas lapisan manajemen dan menyederhanakan struktur tim.

Perusahaan juga berencana mengurangi jumlah manajer sekitar 20% dan memperketat kebijakan kerja jarak jauh.

Restrukturisasi ini dilakukan bersamaan dengan peningkatan investasi perusahaan pada kendaraan otonom atau robotaxi.

Uber sebelumnya berkomitmen mengucurkan dana lebih dari USD 10 miliar untuk memperluas bisnis kendaraan otonom.

Perusahaan bekerja sama dengan sejumlah pemain robotaxi dan menganggap Waymo sebagai salah satu mitra pentingnya.

Penghematan dari restrukturisasi internal tersebut akan dialihkan ke area pertumbuhan terbesar termasuk mobilitas otonom.

Khosrowshahi menyebutkan bahwa bisnis Uber sebenarnya masih berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, pertumbuhan tersebut dinilai membuat organisasi menjadi terlalu kompleks dan berjalan lambat.

📰 Update Terbaru