⌂ Beranda News Desain Arsitektur Unik di Dunia yang Meniru Bentuk Alam
News

Desain Arsitektur Unik di Dunia yang Meniru Bentuk Alam

Bangunan arsitektur dunia yang terinspirasi dari bentuk alam
Desain Arsitektur Unik di Dunia yang Meniru Bentuk Alam
A A Ukuran Teks16px

Alam sering kali menjadi inspirasi utama bagi para arsitek dalam menciptakan desain bangunan yang menakjubkan.

Sejumlah karya arsitektur ikonik di berbagai belahan dunia sengaja meniru bentuk serta prinsip cerdas dari alam.

UAE Pavilion di Dubai mengadopsi elemen sayap dan bulu burung elang. Bentuk ini merepresentasikan identitas serta budaya kuat Uni Emirat Arab.

Sementara itu, bangunan Yoga and Meditation Retreat di Nusa Penida memiliki atap bergelombang yang menyerupai tubuh pari manta.

Desain organik tersebut menyatu secara harmonis dengan lanskap tropis di sekitarnya.

Singapura juga memiliki Gardens by the Bay dengan struktur Supertree menjulang layaknya pohon raksasa masa depan. Ada pula ArtScience Museum yang menyerupai bunga sedang mekar.

Kompleks Esplanade di Singapura bahkan populer dengan julukan The Durian karena fasad berdurinya. Desain tersebut sangat mirip dengan tekstur kulit buah durian asli.

Di China, Beijing Daxing International Airport dirancang dengan cabang radial menyerupai bintang laut. Beijing National Stadium juga terkenal lewat julukan Bird's Nest.

Lotus Temple di New Delhi dibangun menyerupai bunga teratai putih yang sedang mekar sempurna. Bangunan ini menjadi contoh nyata penerapan bentuk botani pada arsitektur rumah ibadah.

Inggris memiliki instalasi The Hive di Kew Gardens yang terinspirasi dari struktur sarang lebah. Selain itu, kompleks Eden Project di Cornwall tampil menyerupai kumpulan gelembung transparan.

Gedung 30 St Mary Axe atau The Gherkin di London menampilkan siluet melengkung menyerupai organisme laut. Terminal TWA Flight Center di Bandara JFK pun berbentuk burung mengepakkan sayap.

Barcelona memiliki tangga spiral di Sagrada Familia yang mengadopsi bentuk cangkang Nautilus. Di Azerbaijan, Heydar Aliyev Center karya Zaha Hadid mengalir menyerupai gelombang alami.

Sydney Opera House di Australia melengkapi daftar ini lewat atap melengkung menyerupai cangkang kerang terbuka. Deretan bangunan tersebut membuktikan keindahan perpaduan antara alam dan rancangan manusia.

📰 Update Terbaru