Hang Son Doong di Vietnam dikenal sebagai gua terbesar di dunia. Lorong utamanya memiliki tinggi lebih dari 200 meter, lebar sekitar 150 meter, dan panjang sekitar 5 kilometer.
Ukuran raksasa itu membuat gua ini memiliki sungai bawah tanah, hutan, hingga sistem iklim mikronya sendiri.
>>> Piala AFF 2026: Vietnam Incar Kemenangan atas Indonesia untuk Balas Dukungan Fans
Keajaiban Alam di Dalam Gua
Fotografer Australia John Spies mengabadikan keindahan Hang Son Doong dalam ekspedisi selama sepekan pada 2014.
Saat itu, peserta tur harus merogoh kocek sekitar USD 3.000 untuk bisa menjelajahi salah satu keajaiban alam terbesar di Bumi.
Hang Son Doong terbentuk di bawah kawasan hutan lebat Taman Nasional Phong Nha-Ke Bang, Vietnam.
Cahaya Matahari yang masuk melalui runtuhan atap gua memungkinkan tumbuhnya hutan purba di dalam lorong bawah tanah.
Skala Hang Son Doong sulit dibayangkan.
Gua ini diperkirakan mampu menampung hingga 15 Piramida Agung Giza, bahkan beberapa lorongnya cukup besar untuk dilewati pesawat Boeing 747.
Menjelajahi Hang Son Doong bukan wisata biasa.
Pengunjung harus memiliki kondisi fisik prima karena medan yang ditempuh cukup berat, mulai dari berjalan di hutan hingga melintasi lorong berbatu dan sungai bawah tanah.
Salah satu tantangan terbesar adalah menuruni dinding curam sedalam sekitar 80 meter menggunakan tali dan perlengkapan keselamatan.
Setelah itu, wisatawan dapat bermalam di area perkemahan yang berada di dalam gua.
Perbedaan suhu antara bagian dalam dan luar gua menciptakan fenomena kabut yang kerap memenuhi lorong-lorong Hang Son Doong.
Inilah alasan gua tersebut sering disebut memiliki cuacanya sendiri.
>>> Spalletti Ingin Juventus Boyong Suzuki, tapi Terkendala Harga
Dalam bahasa Vietnam, Hang Son Doong berarti "gua sungai gunung".
