Suara dentuman misterius yang disertai getaran kaca rumah sempat menghebohkan warganet di media sosial pada akhir pekan lalu.
Fenomena suara yang muncul sejak malam hari tersebut dirasakan oleh warga di wilayah Bandung, Sumedang, Purwakarta, hingga Cianjur.
Kemunculan suara menggelegar itu kemudian dihubungkan dengan aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi di waktu bersamaan.
Penjelasan Ahli Vulkanologi ITB
Ahli vulkanologi ITB Dr Eng Ir Mirzam Abdurrachman ST, MT memberikan tanggapan terkait dugaan sumber suara dentuman tersebut.
Berdasarkan laporan PVMBG, Gunung Anak Krakatau memang mengalami erupsi menerus serta mengeluarkan suara gemuruh sejak malam hari.
Meskipun waktunya hampir bersamaan, Mirzam menyatakan belum tentu suara dentuman di Jawa Barat tersebut berasal dari letusan Krakatau.
Ia menyebutkan adanya fenomena atmosfer bernama acoustic shadow zone yang memengaruhi jalur rambat gelombang suara di udara.
Perubahan temperatur serta kecepatan angin pada ketinggian tertentu dapat membelokkan gelombang suara menjauhi permukaan tanah.
Namun, energi suara tersebut dapat kembali tersebar ke wilayah bayangan suara melalui proses scattering dan difraksi atmosfer.
Oleh karena itu, fenomena atmosfer ini masih menjadi hipotesis awal dan memerlukan kajian mendalam guna memastikan sumber dentuman.