Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda dilaporkan mengalami serangkaian erupsi sejak Jumat hingga Sabtu dini hari.
Aktivitas vulkanik ini ramai dibicarakan di media sosial karena warganet mengaitkannya dengan suara dentuman misterius.
Rincian Waktu Erupsi Gunung Anak Krakatau
Berdasarkan laporan MAGMA Indonesia, sedikitnya 10 kali erupsi tercatat dalam rentang waktu tersebut dengan letusan terbaru pada Sabtu pukul 00.01 WIB.
Aktivitas awal terpantau sejak Jumat dini hari pukul 04.11 WIB melalui rekaman seismograf beramplitudo maksimum 33 mm berdurasi 14 detik.
Erupsi kembali tercatat delapan menit kemudian dengan amplitudo maksimum 60 mm dan durasi 24 detik.
Pada pukul 04.28 WIB, erupsi berikutnya mencatatkan amplitudo maksimum 70 mm dengan durasi 31 detik.
Intensitas meningkat pada pukul 05.46 WIB saat kolom abu hitam setinggi 300 meter teramati mengarah ke barat dan barat laut.
Rangkaian erupsi berlanjut pada Jumat malam pukul 22.03 WIB, 22.11 WIB, 22.42 WIB, dan 22.53 WIB.
Aktivitas berlanjut pukul 23.07 WIB lewat gempa letusan beramplitudo 70 mm yang diinterpretasikan sebagai lava fontain.