Kecerdasan buatan dinilai tidak dapat menggantikan berita dan hanya berfungsi sebatas memberikan informasi kepada masyarakat.
Hal tersebut menjadi pembahasan utama dalam diskusi ReHumanizing Journalism di acara Ideafest 2026 pada Sabtu, 5 September 2026.
Direktur Produk detikcom Sena Achari menyatakan bahwa AI semestinya diposisikan sebagai alat bantu manusia dalam bekerja.
Media massa tetap memegang kendali atas kompas moral serta verifikasi fakta yang tidak bisa dilakukan sepenuhnya oleh AI.
Pemimpin Redaksi IDN Times Uni Lubis menambahkan bahwa inti jurnalisme adalah mempromosikan kemanusiaan yang tak tergantikan.
Peran jurnalis justru semakin penting agar masyarakat memperoleh informasi terverifikasi dari hasil peliputan langsung di lapangan.
Waredpel Kompas Daily Antonius Tomy Trinugroho mengingatkan bahwa informasi yang instan tidak sama dengan praktik jurnalisme.
Jurnalisme memberikan konteks dan makna terhadap suatu informasi dalam kerangka demokrasi yang tidak mampu dikerjakan AI.
Pemimpin Redaksi Kapanlagicom Mahardi Eka menyebutkan AI belum mampu memetakan keberagaman topik cerita dari tokoh terkait.
AI juga belum bisa menghadirkan pengalaman inderawi secara langsung dari wartawan yang turun ke lapangan.
