Pihak penyelenggara ajang Hyrox akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait insiden kontroversial yang terjadi di Beijing baru-baru ini.
Pendiri Hyrox, Moritz Furste, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik.
Insiden tersebut melibatkan Joanna Wietrzyk yang mengalami diare di tengah perlombaan.
Meskipun mengalami kendala kesehatan, ia tetap melanjutkan sesi perlombaan tanpa dihentikan oleh panitia.
Kejadian itu langsung memicu perdebatan luas di media sosial mengenai standar kebersihan serta keselamatan atlet.
Furste mengakui bahwa organisasinya telah membuat kesalahan karena gagal bereaksi cepat selama balapan berlangsung.
Ia menyatakan bahwa dirinya bertanggung jawab penuh untuk mengantisipasi potensi insiden semacam itu.
Aturan dan prosedur baru kini telah diberlakukan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.
Hyrox China selaku penyelenggara lokal juga telah melakukan isolasi serta sterilisasi menyeluruh pada area yang terdampak.
