Gelandang Rodri sempat menjadi buruan utama Real Madrid pada bursa transfer musim panas lalu.
Pemain berusia 30 tahun tersebut akhirnya justru memilih untuk melabuhkan kariernya ke Barcelona.
Blaugrana menebus peraih Ballon d'Or 2024 itu senilai 76,5 juta Euro atau setara dengan Rp 1,57 triliun dari Manchester City.
Kegagalan mengamankan tanda tangan sang gelandang membuat pihak Los Blancos gigit jari.
Dalam wawancara bersama Mundo Deportivo, Rodri membeberkan pertimbangan di balik keputusannya tersebut.
Aspek olahraga menjadi landasan utama bagi sang pemain dalam menentukan klub pelabuhan barunya.
Ia memprioritaskan tempat di mana dirinya bisa terus meraih kemenangan serta berkembang lebih jauh sebagai pemain.
Menolak tawaran Real Madrid bukanlah keputusan yang mudah karena klub rival tersebut memperlakukannya dengan sangat baik.
Keyakinan Rodri untuk bergabung semakin mantap berkat peran aktif dari Deco dan Hansi.
Ia menilai Barcelona mampu menunjukkan kebutuhan nyata akan sosoknya dari segi permainan.
Manajemen raksasa Catalan tersebut tidak memberikan tekanan apa pun selama proses pendekatan berlangsung.
Suasana klub yang terasa akrab bagaikan keluarga turut menjadi daya tarik tersendiri baginya.
Kini, Rodri telah langsung menjadi andalan lini tengah Barcelona dan mencatatkan lima penampilan musim ini.
