Tim Nasional Esports Indonesia dipastikan tidak memberangkatkan atlet untuk nomor pertandingan Martial Arts di Asian Games 2026.
Manager Timnas Esports Indonesia, Glorya Famiela Ralahalo, menyatakan bahwa keputusan ini diambil berdasarkan hasil pertimbangan dari banyak elemen.
Peluang untuk meraih medali pada nomor pertandingan tersebut dinilai tidak realistis oleh pihak Kemenpora.
Famiela menjelaskan bahwa proses peninjauan oleh Kemenpora mencakup pengecekan aspek kelayakan dan sepak terjang atlet.
Keterbatasan anggaran dan efisiensi dana membuat Kemenpora harus menyeleksi ketat kontingen yang akan diberangkatkan.
Nomor pertandingan Martial Arts di ajang tersebut memiliki konsep unik karena hanya menawarkan satu medali dari tiga game yang dipertandingkan.
Ketiga game tersebut meliputi Street Fighter 6, Tekken 8, dan The King of Fighters XV dalam satu kategori tunggal.
Meskipun PB ESI sebelumnya merasa percaya diri dan telah menyusun berbagai persiapan, hasil review akhir berkata lain.