Insiden yang melibatkan pesawat FlyDubai FZ1073 menyisakan banyak kebingungan di kalangan pakar penerbangan global.
Pemerintah Israel sebelumnya menarasikan kejadian tersebut sebagai aksi terorisme, namun data teknis justru memicu tanda tanya besar dari para ilmuwan dan insinyur.
The Print India menghimpun sejumlah kejanggalan sains penerbangan yang belum terjawab terkait insiden ini.
Deretan Kejanggalan Teknis Penerbangan FlyDubai
Pertanyaan pertama menyoroti penurunan drastis pesawat dari posisi 30.875 kaki menuju 16.750 kaki dalam waktu singkat.
Berdasarkan rekaman Flightradar24, pesawat kehilangan ketinggian 14.125 kaki hanya dalam durasi 29 detik.
Selain itu, pesawat tercatat mengirimkan sinyal darurat berupa kode 7700 yang sempat berubah menjadi kode 7500 sebelum mendarat.
Keanehan lain mencakup situasi ketika pesawat yang sempat anjlok mendadak bisa naik kembali ke udara.
Media penerbangan The Aviationist juga menyoroti adanya kerusakan pada bagian ekor atau rudder pesawat.
Para pakar aviasi di forum daring turut mempertanyakan alasan kecepatan pesawat yang justru semakin meningkat saat menukik tajam.
Pertanyaan terakhir dan paling utama adalah bagaimana pesawat Boeing tersebut bisa selamat mendarat di Tabuk dengan kondisi demikian.
Komunitas penerbangan kini berharap investigasi resmi dapat membuka data lengkap serta rekaman suara kokpit kepada publik.