⌂ Beranda › News › Toa Masjid Diuji Coba Jadi Alarm Dini Gempa Bumi di Indonesia
News

Toa Masjid Diuji Coba Jadi Alarm Dini Gempa Bumi di Indonesia

Ilustrasi pengeras suara masjid di Indonesia
Toa Masjid Diuji Coba Jadi Alarm Dini Gempa Bumi di Indonesia Pexels
A A Ukuran Teks16px

Pengeras suara atau toa masjid di Indonesia bakal dimanfaatkan sebagai bagian dari sistem peringatan dini gempa bumi.

Langkah ini diharapkan bisa menjangkau daerah terpencil dan memberi waktu bagi warga untuk menyelamatkan diri sebelum bencana terjadi.

Uji coba tersebut dirancang berlangsung selama lima tahun untuk menilai apakah pengeras suara dapat difungsikan sebagai alarm peringatan.

Pemimpin proyek Dr. Inoue Hiroshi mengatakan masjid berpotensi menjadi sarana penyebaran peringatan karena tersebar luas di berbagai komunitas.

Gagasan ini muncul ketika Inoue meneliti gempa bumi mematikan di Sumatra pada 2009 yang menewaskan sedikitnya 1.000 orang.

Indonesia menghadapi tantangan geografis karena wilayahnya sangat luas dan sejumlah daerah sulit dijangkau untuk membangun sistem peringatan.

Namun, infrastruktur pengeras suara masjid sudah tersedia dan rutin digunakan untuk mengumandangkan azan lima kali sehari.

Keunggulan pengeras suara masjid adalah perangkatnya sudah tersedia serta perawatannya dilakukan oleh masyarakat setempat.

Sistem ini juga menjadi alternatif bagi peringatan yang mengandalkan telepon seluler yang berpotensi terganggu saat gempa bumi.

Peneliti senior BRIN Andi Eka Sakya menilai inisiatif tersebut berpotensi menjadi terobosan dalam sistem peringatan dini gempa.

Desa yang berjarak sekitar 50 kilometer dari pusat gempa bisa hanya memiliki waktu lima hingga 10 detik untuk merespons sebelum guncangan tiba.

Proyek penelitian ini dijadwalkan berlangsung hingga 2030 untuk mengkaji dukungan jaringan pengeras suara masjid terhadap keselamatan warga.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru