⌂ Beranda › News › Permintaan Penjernih Udara Sharp Naik Tiga Kali Lipat Usai Erupsi Krakatau
News

Permintaan Penjernih Udara Sharp Naik Tiga Kali Lipat Usai Erupsi Krakatau

Perangkat air purifier Sharp di ruangan
Permintaan Penjernih Udara Sharp Naik Tiga Kali Lipat Usai Erupsi Krakatau Pexels
A A Ukuran Teks16px

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang terjadi pada 5 September lalu membawa dampak signifikan terhadap lonjakan penjualan penjernih udara atau air purifier merek Sharp di pasar domestik.

Andry Adi Utomo selaku National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia menyampaikan bahwa permintaan produk tersebut meningkat tajam.

Perusahaan biasanya hanya mencatatkan penjualan sekitar 2.000 unit per bulan.

Angka tersebut kini melonjak hingga hampir menyentuh 6.000 unit setiap bulannya.

Meski demikian, angka penjualan saat ini belum mampu melampaui rekor tertinggi yang pernah tercatat pada masa pandemi COVID-19 lalu.

Kala itu, volume penjualan produk serupa mampu mencapai hingga 30.000 unit.

Selain lonjakan produk penjernih udara, pasar peralatan rumah tangga secara keseluruhan di Indonesia dinilai masih menunjukkan daya tarik yang kuat.

Berbagai kategori barang seperti mesin cuci, kulkas, serta pendingin udara tetap konsisten dicari oleh para konsumen.

Sepanjang tahun 2026, Sharp mencatat pertumbuhan kuantitas penjualan yang stabil untuk beberapa kategori produk.

Perusahaan juga melakukan penyesuaian harga berkisar antara 10% hingga 14% dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Menghadapi akhir tahun 2026, pihak manajemen bersiap menyambut sejumlah momentum penting.

Periode krusial tersebut mencakup libur Natal, Tahun Baru 2027, Tahun Baru China, hingga perayaan Ramadan serta Idul Fitri.

Momentum musiman ini akan dimanfaatkan untuk mendongkrak performa penjualan sekaligus memperkuat posisi produk di pasaran.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru