Marc Márquez mengungkapkan bahwa dirinya kini merasa jauh lebih tenang dalam menghadapi persaingan ketat di ajang MotoGP.
Pebalap Ducati tersebut merasa tidak harus selalu berada di posisi terdepan untuk bisa menerima hasil balapan.
Ia mengaku kini lebih bisa berdamai dengan keadaan ketika performanya sedang tidak berada dalam kondisi maksimal.
Márquez bahkan mampu menerima kenyataan saat harus finis di posisi ketujuh pada balapan.
Menurutnya, gelar juara dunia yang diraih pada 2025 telah mengubah total cara pandangnya terhadap perjalanan kariernya.
Ia menyadari bahwa tidak setiap hari balapan akan selalu berjalan mulus sesuai dengan target yang diinginkan.
Perubahan pola pikir tersebut turut memengaruhi rencana pebalap asal Spanyol itu mengenai masa pensiunnya. Tambahan gelar juara tidak lagi menjadi penentu utama kepuasan pribadinya dalam mengakhiri karier balap.
