Bursa aset digital Binance mengalami insiden peretasan besar yang mengakibatkan hilangnya dana sekitar Rp114 triliun.
Serangan siber tersebut menyasar dompet panas perusahaan dan memicu kebijakan penghentian layanan penarikan sementara.
Dugaan Penyebab dan Respons Perusahaan
Pihak manajemen menyatakan serangan terjadi pada 29 Oktober 2025 pukul 20.05 UTC atau 30 Oktober pukul 03.05 WIB.
Pimpinan Binance Richard Teng menjelaskan penyelidikan awal mengindikasikan keterlibatan laptop milik seorang pegawai.
Namun, investigasi lanjutan menemukan adanya titik pembobolan tambahan pada infrastruktur internal perusahaan.
Perusahaan memastikan seluruh kerugian finansial pengguna akan ditanggung sepenuhnya melalui dana cadangan.
