Sejumlah tokoh penting industri teknologi dilaporkan mengikuti instruksi Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait penggunaan istilah khusus.
Trump sebelumnya mengeluarkan perintah agar istilah super intelligence menggantikan sebutan AI pada berbagai dokumen resmi maupun dokumen terkait lainnya.
Langkah Penyesuaian di Perusahaan Teknologi
Elon Musk dan Mark Zuckerberg tercatat sebagai figur yang mulai menyesuaikan penggunaan istilah tersebut dalam laporan pendapatan perusahaan masing-masing.
Musk mengubah nama divisi kecerdasan buatan pada perusahaannya, sementara Zuckerberg menekankan penggunaan sebutan baru tersebut untuk target personal.
Meskipun demikian, tidak semua pemimpin perusahaan teknologi langsung meninggalkan penyebutan lama dalam kegiatan bisnis mereka.
Sejumlah eksekutif dari perusahaan lain masih tetap menyertakan istilah AI dalam berbagai kesempatan pidato maupun laporan keuangan mereka.
