Sebuah rumpun bambu di Desa Bulusari, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, terbakar pada Selasa malam, 4 November 2026. Kebakaran itu diduga dipicu oleh abu sisa pembakaran daun kering yang terbawa angin kencang, dan menimbulkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp3,5 juta.
Kebakaran tersebut terjadi di area lahan milik warga dan sempat menarik perhatian warga sekitar. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan api berhasil dipadamkan sebelum meluas ke permukiman warga.
Kronologi Kebakaran
Menurut pemberitaan yang beredar, kebakaran terjadi pada Selasa, 4 November 2026, sekitar pukul 19.31 WIB. Warga yang melihat api kemudian melaporkan kejadian itu melalui akun Instagram @radioandika, dan petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi.
Tim dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Kediri, Pos Grogol, tiba di lokasi dengan lima personel dan satu unit mobil pemadam kebakaran berkapasitas 5.000 liter air. Petugas kemudian berupaya memadamkan api yang membakar rumpun bambu tersebut.
Api berhasil dipadamkan setelah petugas bekerja selama beberapa waktu. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan kerugian yang ditimbulkan ditaksir mencapai Rp3,5 juta.
Dugaan Penyebab Kebakaran
Pelaksana Tugas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, mengatakan bahwa kebakaran diduga disebabkan oleh abu sisa pembakaran daun kering yang terbawa angin. Abu tersebut diduga jatuh ke rumpun bambu yang kering, sehingga memicu kebakaran.
Menurutnya, angin kencang yang bertiup pada malam itu mempercepat penyebaran api. Rumpun bambu yang kering dan mudah terbakar membuat api cepat membesar, sehingga warga segera melaporkan kejadian itu kepada petugas.