Pemerintah China membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan maaf kepada Kylian Mbappe.
Akibat situasi tersebut, Real Madrid dan sang pemain penyerang masih harus menghadapi pemboikotan.
Kecaman muncul setelah Mbappe membuat candaan yang dinilai menyinggung tokoh nasional Mao Zedong.
Radio dan Televisi Pusat China kemudian menghentikan penayangan seluruh pertandingan Los Blancos.
Duta Besar Tiongkok untuk Spanyol, Yao Jing, menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan berbagai institusi.
Meski demikian, pemerintah China menegaskan masih memerlukan waktu tambahan sebelum memulihkan hubungan sepenuhnya.