⌂ Beranda › News › Hubungan Belum Pulih, Mbappe dan Real Madrid Hadapi Boikot Panjang di China
News

Hubungan Belum Pulih, Mbappe dan Real Madrid Hadapi Boikot Panjang di China

Kylian Mbappe saat memperkuat Real Madrid
Meski Diboikot Media Nasional, Wajah Kylian Mbappe Masih Dijual Pexels
A A Ukuran Teks16px

Pemerintah China membutuhkan waktu lebih lama untuk memberikan maaf kepada Kylian Mbappe.

Akibat situasi tersebut, Real Madrid dan sang pemain penyerang masih harus menghadapi pemboikotan.

Kecaman muncul setelah Mbappe membuat candaan yang dinilai menyinggung tokoh nasional Mao Zedong.

Radio dan Televisi Pusat China kemudian menghentikan penayangan seluruh pertandingan Los Blancos.

Duta Besar Tiongkok untuk Spanyol, Yao Jing, menyatakan pihaknya telah berkomunikasi dengan berbagai institusi.

Meski demikian, pemerintah China menegaskan masih memerlukan waktu tambahan sebelum memulihkan hubungan sepenuhnya.

🔗 Berita Terkait
📰 Update Terbaru