⌂ Beranda News Kekayaan Zhang Yiming Melonjak, Geser Mukesh Ambani di Daftar Orang Terkaya Asia

Kekayaan Zhang Yiming Melonjak, Geser Mukesh Ambani di Daftar Orang Terkaya Asia

Kekayaan Zhang Yiming Melonjak, Geser Mukesh Ambani di Daftar Orang Terkaya Asia
Zhang Yiming, pendiri ByteDance
A A Ukuran Teks16px

Posisi kedua orang terkaya di Asia kini ditempati oleh pendiri ByteDance, Zhang Yiming, berdasarkan laporan Bloomberg Billionaires Index.

Pengusaha asal China ini berada di urutan ke-21 dalam daftar orang terkaya di dunia.

>>> Militer Israel Serang Kendaraan di Lebanon, 3 Tentara Tewas

Peringkat Zhang Yiming melesat menggeser miliarder India, Mukesh Ambani, yang turun ke posisi ketiga.

Sementara itu, posisi puncak orang terkaya di Asia masih dipertahankan oleh Gautam Shantilal Adani yang berada di urutan ke-17 indeks global.

Valuasi ByteDance yang meroket serta ekspansi agresif perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI) menjadi pendorong utama lonjakan kekayaan Zhang Yiming.

Sejak Bloomberg melacak kekayaannya pada Maret 2019, aset pendiri induk perusahaan TikTok ini telah membengkak lebih dari tujuh kali lipat.

Nilai kekayaan Zhang Yiming tercatat tumbuh drastis dari 13 miliar dolar AS atau sekitar Rp235 triliun pada 2019 menjadi 92,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp1.682 triliun.

Penambahan kekayaan terbaru yang mencapai lebih dari 24 miliar dolar AS terjadi setelah analisis terbaru terhadap investasi sejumlah lembaga keuangan besar.

BlackRock, Fidelity Investments, T. Rowe Price Group, HSG, dan General Atlantic menjadi deretan investor besar yang masuk dalam analisis valuasi tersebut.

Capaian ini membuat Zhang Yiming mengungguli Mukesh Ambani yang mengantongi kekayaan 86,9 miliar dolar AS, namun masih di bawah Gautam Adani dengan aset 117,4 miliar dolar AS.

Pertumbuhan masif ByteDance ditopang oleh dua produk andalan mereka.

>>> Meteorit Sahara NWA 12774 Ungkap Dunia Kuno Seukuran Bulan

TikTok terus mempertahankan dominasi kuat di pasar video pendek global, sedangkan chatbot AI Doubao sukses menarik lebih dari 300 juta pengguna aktif bulanan di China.

Keberhasilan Doubao mendorong ByteDance untuk mempersiapkan model layanan berlangganan berbayar bagi pengguna digital di pasar domestik.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM