⌂ Beranda News Saham Telkom Anjlok, Bebani Pergerakan IHSG

Saham Telkom Anjlok, Bebani Pergerakan IHSG

Saham Telkom Anjlok, Bebani Pergerakan IHSG
Ilustrasi saham Telkom Indonesia
A A Ukuran Teks16px

Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) mengalami penurunan tajam sebesar 13,41 persen ke level Rp 2.390 per saham pada perdagangan Senin (9/6/2026) pukul 14.07 WIB.

Penurunan emiten telekomunikasi pelat merah ini menjadi salah satu penekan utama Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

>>> Warga Gorontalo Utara Kembali ke Rumah Usai Peringatan Tsunami Dicabut

Koreksi ini juga diikuti oleh sektor perbankan yang turut memperberat pergerakan indeks sejak awal perdagangan dibuka. Data pergerakan pasar modal ini dilansir dari Money.

"Penurunan saham perbankan dan kejatuhan saham TLKM membebani gerak IHSG yang sempat longsor lebih dari 4 persen di sesi awal perdagangan," ujar Mirae Asset Sekuritas Indonesia.

Tekanan jual langsung menekan TLKM setelah dibuka pada posisi Rp 2.760 per saham hingga menyentuh area Rp 2.420.

Pelemahan hampir 12 persen pada sesi pertama tersebut menempatkan TLKM sebagai salah satu saham dengan koreksi terbesar di kelompok berkapitalisasi besar.

Di tengah situasi pasar tersebut, TLKM menjadwalkan program pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp 4 triliun dari kas internal yang direncanakan berlangsung mulai 9 Juni 2026 hingga 8 Juni 2027.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) tanggal 4 Juni 2026, agenda ini sedang dimintakan persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang digelar Senin ini.

>>> Lepas Gandeng Jakarta Fashion Week 2027 Perkuat Identitas Gaya Hidup Urban

"Perkiraan biaya pembelian kembali saham perseroan adalah sebanyak-banyaknya sebesar Rp 4 triliun yang berasal dari kas internal perseroan, sudah termasuk biaya transaksi pembelian kembali saham komisi, pedagang perantara, serta biaya lainnya berkaitan dengan pembelian kembali saham," tulis manajemen TLKM.

Langkah korporasi ini diambil demi memperkuat kepercayaan investor terhadap nilai jangka panjang serta prospek usaha emiten.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM