Sebagai langkah deeskalasi, kedua negara mulai melonggarkan kebijakan keamanan internal masing-masing. Langkah ini diambil seiring menurunnya intensitas serangan udara.
Militer Israel mulai membuka kembali sebagian besar sekolah yang sebelumnya ditutup. Di pihak lain, media resmi Iran mencabut pembatasan wilayah udara untuk penerbangan sipil.
Namun, Iran terpantau masih mempertahankan blokade ketat di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital distribusi minyak dunia.
Di saat yang sama, Israel tetap melanjutkan gempuran terhadap posisi Hizbullah di Lebanon.
Upaya Diplomasi Regional
Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif meminta seluruh pihak menahan diri demi membuka ruang dialog damai. Langkah diplomasi terus diupayakan oleh sejumlah negara sekutu di kawasan tersebut.
Mesir, Arab Saudi, Turki, Pakistan, dan Qatar mendesak pemerintahan Trump untuk menekan Israel agar menghentikan serangan. Negara-negara ini juga meminta Iran menghentikan tindakan ofensifnya.
Duta Besar Iran untuk PBB Amir Saeid Iravani menyatakan bahwa Teheran dan Washington masih terus melanjutkan negosiasi damai.
>>> TNI AD Tertibkan 152 Rumah Dinas di Asrama Eks Yon Zikon 15 Jagakarsa
"Kami berharap kedua pihak dapat segera mencapai suatu kesimpulan," ujarnya setelah menghadiri sidang Dewan Keamanan PBB.
