Otoritas Bahrain menyatakan sistem pertahanan udaranya berhasil mencegat dan menghancurkan ancaman udara yang diluncurkan Iran.
Perkembangan tersebut menambah kekhawatiran pasar terhadap potensi meluasnya konflik ke negara-negara lain di Timur Tengah yang menjadi pusat produksi dan distribusi energi dunia.
Pasar Cermati Dampak Konflik terhadap Pasokan Minyak
Sejumlah analis menilai pasar minyak saat ini memiliki daya tahan yang lebih baik dibandingkan periode krisis sebelumnya.
Firma riset energi Rystad Energy menyebut pasar minyak global kini berada dalam posisi yang relatif lebih siap menghadapi gangguan pasokan.
Kondisi tersebut didukung oleh rekor ekspor minyak mentah AS, melambatnya permintaan dari China, serta tersedianya jalur ekspor alternatif.
Namun, Wakil Presiden Senior Rystad Energy Jorge Leon mengingatkan bahwa peluang tercapainya terobosan diplomatik dalam waktu dekat semakin kecil.
Ia menilai harga minyak masih berpotensi bergerak sangat fluktuatif karena investor terus menilai dampak konflik terhadap pasokan energi global.
>>> Kamar Pele di Piala Dunia 1970 Meksiko Dibuka untuk Umum
Presiden Donald Trump sebelumnya memperingatkan bahwa Washington siap meningkatkan respons militernya terhadap Iran.
