Saat itu Afrika Selatan menahan imbang Meksiko 1-1 melalui gol ikonik Siphiwe Tshabalala yang kemudian dibalas Rafael Marquez.
Mokoena yang saat itu masih sangat muda mengaku tidak terlalu mengingat detail pertandingan 16 tahun silam selain gol fenomenal tersebut.
"Saya tidak banyak mengingat 2010, hanya gol Siphiwe Tshabalala. Saya masih muda saat itu," aku bintang Mamelodi Sundowns itu.
Kendati demikian, Mokoena menegaskan bahwa memori 2010 sudah berlalu.
Fokus utama tim saat ini adalah mengukir pencapaian baru dengan lolos dari fase grup untuk pertama kalinya dalam sejarah sepak bola Afrika Selatan.
"Kami belum membicarakan Piala Dunia 2010 sebagai sebuah tim; kami ingin menciptakan sejarah kami sendiri.
>>> Surabaya Jadi Kota Percontohan Program Pengurangan Sampah Plastik Sungai
Seperti yang Anda ketahui, negara kami belum pernah lolos ke babak gugur, dan tujuan utama kami adalah untuk melaju ke babak selanjutnya," ujarnya.
