Padahal, Amerika Serikat sempat berkomitmen menyediakan fasilitas serupa saat memenangkan hak tuan rumah pada 2018, sebelum adanya perubahan kebijakan pada 2023 yang menetapkan suporter harus membayar biaya perjalanan sesuai nilai pasar.
Tanggapan Gianni Infantino Soal Polemik Tiket
Selain persoalan transportasi, kritik tajam dari suporter juga mengarah pada tingginya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2026.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, buka suara terkait berbagai tantangan penyelenggaraan dan memberikan pembelaan atas kebijakan harga tiket.
"Harga awal sebesar 60 dollar AS (sekitar Rp 1 juta) adalah harga masuk terendah dari semua olahraga Amerika di fase playoff," ungkap Infantino dikutip dari Reuters.
Ia menambahkan bahwa kebijakan tersebut diambil untuk mencegah praktik percaloan yang lebih merugikan.
"Jika Anda menjualnya dengan harga lebih rendah, kemungkinan besar akan dijual di pasar sekunder dengan harga jauh lebih tinggi.
>>> PT Phapros Tbk Bagikan Dividen Tunai 15 Persen dari Laba 2025
Setiap dolar yang masuk akan digunakan kembali untuk pengembangan sepak bola," tutup Infantino.
