Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia akan selalu menjadi negara demokrasi yang terbuka terhadap kritik rakyat. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Majalah The Economist.
Prabowo menekankan bahwa dirinya dipilih oleh lebih dari 90 juta rakyat dalam pemilu yang bebas dan adil. Ia menyatakan keyakinannya pada sistem demokrasi sebagai mekanisme terbaik bagi bangsa.
Kritik Diterima, Jawaban dengan Kinerja
Kepala Negara menyambut setiap kritik yang ditujukan kepada pemerintah. Ia mengaku selalu menelaah masukan berdasarkan fakta dan realitas yang dihadapi rakyat biasa.
Prabowo menegaskan bahwa legitimasi demokratis diperoleh melalui kesabaran, kepercayaan, dan penghormatan terhadap kehendak rakyat. Pemerintah akan menjawab kritik dengan hasil nyata yang dapat diukur.
Menurut Prabowo, demokrasi harus menghasilkan stabilitas dan kemajuan, bukan kelumpuhan. Sistem ini perlu diselaraskan dengan nilai budaya nasional yang mengutamakan kerja sama dan kerendahan hati.
Pemerintah berkomitmen untuk memberikan pembuktian kinerja yang akuntabel kepada publik. Langkah nyata menjadi jawaban utama atas segala kritik yang masuk.