⌂ Beranda News Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi

Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi

Harga Bitcoin Tembus 63.000 Dollar AS, Didorong Faktor Makroekonomi
Grafik harga Bitcoin menembus 63.000 dollar AS
A A Ukuran Teks16px

Level Kunci dan Proyeksi Teknikal

Berdasarkan analisis teknikal, area di sekitar 62.000 dollar AS menjadi wilayah krusial yang harus dipertahankan Bitcoin.

Selama harga mampu berada di atas batas tersebut, peluang menguji resistansi berikutnya di koridor 64.000-65.000 dollar AS tetap terbuka.

Jika Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas 62.000 dollar AS, tekanan jual dikhawatirkan akan kembali meningkat.

Kondisi ini berpotensi menarik harga turun ke zona dukungan terdekat di kisaran 61.000 dollar AS.

"Secara teknikal, area 62.000 dollar AS menjadi batas psikologis yang penting.

Jika mampu bertahan, Bitcoin berpeluang menguji EMA 200 hari di sekitar 63.700-an dollar AS, lalu bergerak ke 64.000-65.000 dollar AS.

Namun, jika support tersebut ditembus, pasar bisa kembali defensif," ujar Fyqieh.

Selain isu suku bunga, pergerakan pasar juga dipengaruhi oleh situasi geopolitik internasional.

Harga BTC mendapatkan momentum penguatan tambahan setelah beredar kabar peluang tercapainya kesepakatan damai antara AS dan Iran.

Sentimen positif tersebut meningkatkan gairah pasar terhadap aset berisiko dan membantu Bitcoin keluar dari tekanan koreksi sebelumnya.

>>> BPI Danantara Pangkas Jumlah BUMN dari 1.077 Menjadi 200-300 Perusahaan

Sebelum pemulihan, Bitcoin sempat merosot setelah rilis data inflasi produsen AS (PPI) yang melampaui estimasi pasar.

Data tersebut memicu kekhawatiran bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga tinggi lebih lama.

Tren pasar kemudian berbalik setelah investor menilai risiko ketegangan geopolitik mulai menyusut, yang turut mendongkrak harga Ethereum, BNB, dan Solana.

Fyqieh menegaskan bahwa kelanjutan reli Bitcoin masih membutuhkan konfirmasi dari beberapa faktor penentu.

Faktor tersebut meliputi volume arus dana institusional melalui produk spot Bitcoin ETF dan hasil rapat kebijakan The Fed pada 16-17 Juni 2026.

"Arus dana ETF akan menjadi indikator penting. Jika inflow kembali kuat, itu bisa memperkuat struktur harga Bitcoin karena pasokan likuid di pasar berkurang.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM