⌂ Beranda News Polisi Amankan Dua Remaja Perundung Bocah Hingga Tersetrum di Senen
News

Polisi Amankan Dua Remaja Perundung Bocah Hingga Tersetrum di Senen

Ilustrasi polisi mengamankan remaja
Ilustrasi polisi mengamankan remaja
A A Ukuran Teks16px

Dua remaja berusia 16 dan 17 tahun diamankan pihak kepolisian setelah diduga melakukan perundungan terhadap seorang bocah laki-laki berusia tujuh tahun di Taman Kramat, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.

Peristiwa terjadi pada Minggu (7/6/2026) saat korban sedang bermain di area taman.

Kedua pelaku mengangkat korban dan membawanya ke dekat tiang listrik hingga korban tersengat arus listrik.

Para pelaku sempat meninggalkan lokasi, namun kembali lagi untuk menyeret korban menjauh dari tiang tersebut. Insiden ini memicu respons cepat dari pengurus lingkungan setempat.

Penanganan Awal oleh Pengurus RT

Ketua RT setempat, Neneng, menceritakan penanganan awal setelah menerima laporan dari warga. Ia segera menghubungi RW, LMK, dan keamanan untuk mengecek lokasi.

"Aku telepon RW, aku telepon LMK, aku panggil keamanan. Panggil keamanan terus aku ajak keamanan, 'Ayo, kita lihat taman'.

Tapi begitu saya ke sana, udah nggak ada korbannya," kata Neneng.

Korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh orang tuanya. Demi menjaga keselamatan warga lain, pihak RT mensterilkan area taman dari anak-anak yang masih bermain.

"Tapi anak-anak masih bermain banyak, gitu.

Aku usir-usirin, bukan apa-apa, kan namanya katanya kesetrum, aku masih takut dong, nanti ada lagi korban lagi, gitu.

Aku kunci langsung," jelas Neneng.

Langkah penutupan fasilitas disusul dengan pemutusan aliran listrik sementara. Pengurus RT juga berkoordinasi dengan petugas PLN dan Dinas Pertamanan untuk memeriksa jaringan listrik di lokasi.

"Aku matiin, emang sementara aku matiin dulu. Nggak bisa aku ini, karena risiko juga, takut belum beres, gitu," kata Neneng.

Pemeriksaan teknis oleh petugas berwenang mengonfirmasi adanya kerusakan pada instalasi tiang lampu. Ditemukan kerusakan isolasi yang memicu arus liar.

"Karena kemarin itu, begitu kejadian, datang dari Dinas Pertamanan untuk ngecek, dia bilang, 'iya, Bu, ada kebocoran di tiang ini,' itu," sambung Neneng.

Fasilitas publik tersebut baru selesai direnovasi total oleh pemerintah daerah sekitar sebulan sebelum insiden perundungan terjadi. Polsek Senen mengamankan dua remaja tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.

📰 Update Terbaru