Pemerintah Qatar yang bertindak sebagai mediator turut menyatakan harapan agar momentum ini terjaga. Doha meminta seluruh pihak melanjutkan negosiasi lanjutan secara konstruktif.
"Kami berharap seluruh pihak dapat berpartisipasi dalam perundingan selanjutnya dengan semangat yang positif dan konstruktif, sehingga kemajuan ini dapat dipertahankan dan menjadi landasan bagi langkah-langkah berikutnya," ujar Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar Mohammed bin Abdulrahman Al Thani.
Otoritas Tehran melalui Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi membenarkan poin-poin kesepakatan awal tersebut. Konfirmasi disiarkan langsung melalui saluran televisi pemerintah.
"Pengakhiran perang secara permanen dan segera telah diumumkan di semua lini, termasuk di Lebanon," kata Gharibabadi.
Dinamika politik domestik Amerika Serikat memperlihatkan sikap skeptis dari internal Partai Republik. Anggota parlemen mendesak transparansi draf dokumen karena adanya perbedaan klaim dari kedua belah pihak.
>>> Semen Padang FC Siap Tampil Maksimal di Liga 2 Meski Jadi Tim Musafir
"Saya agak khawatir bahwa pandangan Iran terhadap kesepakatan ini tampak berbeda dari apa yang diklaim oleh tim negosiasi Amerika," tulis Graham dalam unggahan di X.
