Program kedua menyasar pengelolaan penerimaan negara dengan anggaran Rp1,62 triliun untuk empat unit kerja.
Targetnya dicapai lewat patroli laut terkoordinasi, gugus tugas pemberantasan narkoba, perbaikan proses logistik, dan promosi ekspor UMKM.
Program ketiga berfokus pada pengelolaan belanja negara dengan dana Rp14,12 miliar untuk dua unit eselon I.
Langkah konkretnya mencakup bimbingan teknis BUMDes dan 80 ribu Koperasi Desa Merah Putih, serta sinkronisasi anggaran pusat-daerah.
Program keempat diarahkan pada pengelolaan perbendaharaan, kekayaan negara, dan risiko dengan anggaran Rp194,68 miliar.
Kegiatannya meliputi penjaminan sektor energi terbarukan, cadangan pangan, dan penguatan inklusi keuangan UMKM.
Program kelima yang memakan porsi anggaran terbesar, yakni Rp47,93 triliun, dialokasikan untuk dukungan manajemen di seluruh unit eselon I.
>>> Bupati Bandung Bagikan Kain Kafan ke Ratusan Desa saat Malam Tahun Baru Islam
Dana ini mencakup penyaluran selisih harga biodiesel 50, pengembangan sistem informasi, pembiayaan UMi, serta pengelolaan beasiswa LPDP.
