Pemerintah Kabupaten Bandung membagikan bantuan sosial berupa kain kafan kepada ratusan desa dan kelurahan pada malam Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah, Senin (15/6/2026) di Soreang.
Acara peringatan tersebut dimeriahkan dengan pawai obor yang diikuti ribuan warga dan aparatur sipil negara (ASN). Mereka memadati kawasan Kompleks Pemerintah Kabupaten Bandung sambil melantunkan sholawat.
>>> Kenaikan BBM Nonsubsidi Dorong Konsumen Beralih ke Mobil Bekas Irit
Bupati Bandung Dadang Supriatna menjelaskan, rangkaian kegiatan diawali doa bersama, kemudian pawai obor dari tiga kecamatan dengan peserta hampir 3.000 orang.
Melalui momentum tahun baru ini, Dadang berharap keimanan dan ibadah masyarakat semakin meningkat.
Ia juga memohon ampunan atas dosa setahun lalu dan perlindungan Allah SWT di tahun 1449 Hijriah.
Setelah pawai, acara dilanjutkan tausiah rohani oleh tiga mubaligh: KH Aa Ahmad Sutana, KH Hariri Abdul Aziz Azmatkhqn, dan Farid Abdul Qodir.
>>> KLH Luncurkan Gerakan Tanam Dua Miliar Pohon Berbasis Bambu di Bogor
Tema tausiah adalah ukhuwah dan peningkatan ibadah.
Di samping kegiatan keagamaan, Pemkab Bandung menyalurkan bantuan sosial kain kafan untuk 270 desa dan 10 kelurahan. Pendistribusian dilakukan langsung malam itu melalui koordinasi para camat.
Dadang menyebut pembagian kain kafan merupakan agenda rutin tahunan yang sudah berjalan sejak ia menjabat kepala desa.
Kebijakan ini dilatarbelakangi pengalaman masa lalu saat ada warga meninggal kesulitan mendapatkan kain kafan karena keterbatasan biaya.
>>> SOCI Gelar Summer Camp 2026 Pertama di Desa Wisata Cibuntu
"Di Kabupaten Bandung tidak boleh sampai terjadi hal seperti ini," tegas Dadang. Program ini diharapkan menjadi pengingat dan persiapan bagi masyarakat dalam menghadapi masa depan.