⌂ Beranda News Mahasiswa UGM dan Keluarga Tewas Akibat Keracunan Gas Karbon Monoksida
News

Mahasiswa UGM dan Keluarga Tewas Akibat Keracunan Gas Karbon Monoksida

Tenda berkemah tempat mahasiswa UGM dan keluarga meninggal akibat gas karbon monoksida
Tenda berkemah tempat mahasiswa UGM dan keluarga meninggal akibat gas karbon monoksida
A A Ukuran Teks16px

Penyebab kematian seorang mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) beserta tiga anggota keluarganya saat berkemah di Taman Wisata Alam Posong, Temanggung, Jawa Tengah, akhirnya terungkap.

Keempat korban meninggal dunia akibat terpapar gas karbon monoksida (CO).

Gas beracun tersebut berasal dari tungku briket atau arang yang digunakan di dalam tenda dalam kondisi tertutup.

Peristiwa tragis ini dialami oleh empat orang korban yang teridentifikasi sebagai Muhammad Ali Munawar (52), Alvino Evan Hakim (17), Bagas Amar Hakiki (21), serta Maghfirah (43).

Kapolres Temanggung AKBP Zamrul Aini menjelaskan bahwa tungku tanah liat yang dibawa korban berfungsi sebagai alat penghangat badan.

Namun, berdasarkan temuan bukti foto di ponsel korban, alat tersebut juga sempat digunakan untuk membakar pisang.

Pihak kepolisian melalui Kasubbid Kimbio Bid Labfor Polda Jateng AKBP Ibnu Sutarto melakukan simulasi di lokasi kejadian untuk menguji kadar CO.

Pengujian pertama dengan aktivitas pembakaran di teras tenda yang terbuka menunjukkan kadar CO mencapai lebih dari 200 ppm dalam satu jam.

Sementara itu, simulasi di dalam tenda tertutup selama satu jam mendeteksi kadar CO mencapai sekitar 2.000 ppm.

Temuan ini menguatkan dugaan bahwa sumber gas yang meracuni korban berasal dari arang yang digunakan dalam tungku.

📰 Update Terbaru