⌂ Beranda News Netanyahu Syukuri Perang Israel-Iran, Sebut Jauhkan dari Ancaman Nuklir
News

Netanyahu Syukuri Perang Israel-Iran, Sebut Jauhkan dari Ancaman Nuklir

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pidato
A A Ukuran Teks16px

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengungkapkan rasa syukurnya atas terjadinya perang antara negaranya dengan Iran. Ia menilai konflik tersebut telah menjauhkan Israel dari ancaman senjata pemusnah massal nuklir.

Pernyataan ini disampaikan setelah Washington dan Teheran menyetujui kesepakatan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah, sebagaimana dilansir dari Aljazeera.

Menurut Netanyahu, kampanye militer gabungan yang dilakukan Amerika Serikat bersama Israel dalam melawan Iran telah menyelamatkan negaranya dari potensi pemusnahan nuklir oleh Republik Islam tersebut.

Ia menggambarkan situasi tersebut sebagai bentuk penyelamatan dari ancaman pemusnahan nuklir oleh Iran. "Yang terpenting adalah kita telah menyelamatkan Negara Israel dari ancaman pemusnahan nuklir," kata Netanyahu.

Pemimpin Israel itu juga menekankan adanya bahaya besar kematian massal yang berhasil dihindari oleh negaranya.

"Dan apa artinya itu?

Itu berarti jutaan warga Israel -- Anda yang mendengarkan saya sekarang -- Anda semua akan berada dalam bahaya besar kematian massal...

Dan kita telah menjauhkan diri dari kita, selama bertahun-tahun, dari bahaya pemusnahan penduduk Israel ini," ujar Netanyahu.

Sementara itu, perkembangan positif mengenai situasi di Timur Tengah juga dikonfirmasi oleh pihak Amerika Serikat.

Presiden AS Donald Trump memastikan bahwa dokumen kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran telah resmi ditandatangani.

Trump menyampaikan pengumuman tersebut di Prancis, menegaskan bahwa Selat Hormuz akan segera dibuka secara penuh. "Kesepakatan dengan Teheran sudah ditandatangani," kata Donald Trump.

Namun, pihak Amerika Serikat tidak memberikan rincian lebih lanjut mengenai keterlibatan langsung Iran dalam penandatanganan berkas tersebut, termasuk apakah perwakilan Iran turut menandatangani dokumen yang sama.

📰 Update Terbaru