"Tapi yang salah itu kan korupsinya. Yang salah itu kalau dia dikorupsi.
Nah mungkin dengan berbagai kejadian yang ada ini saya kira perlu ada introspeksi dan saya kira pimpinan MBG yang baru kan sudah melakukan introspeksi terhadap apa yang terjadi.
Karena ya saya kira ada pepatah yang mengatakan 'opportunity makes a thief' gitu ya, kesempatan itu membuat orang bisa menjadi pencuri gitu karena memang sebagai satu hal yang baru gitu ya," jelas dia.
Fadli juga menepis tudingan dari Indonesia Corruption Watch (ICW) yang mengaitkan program ini dengan komoditas politik. Ia menyatakan kepesertaan pelaksana MBG bersifat inklusif bagi semua kelompok.
"Nah dengan makan bergizi gratis ini ya masyarakat kalau ada yang bilang ini persoalan elektoral, elektoral di mana?
Ada yang mengatakan itu dari mana itu ya ICW atau apa gitu ini persoalan elektoral.
>>> PT Acset Indonusa Divonis Denda Rp 350 Juta Terkait Korupsi Tol MBZ
Oh yang ikut aja semua orang bisa siapa saja misal ada dari partai politik misal ada dari non-partai politik bisa saja," tutur dia.