⌂ Beranda News WIKA Bangun Sabo Dam Pengendali Banjir di Tapanuli
News

WIKA Bangun Sabo Dam Pengendali Banjir di Tapanuli

Proyek pembangunan sabo dam oleh WIKA di Tapanuli
Proyek pembangunan sabo dam oleh WIKA di Tapanuli
A A Ukuran Teks16px

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) tengah mengerjakan proyek infrastruktur pengendali banjir di kawasan Tapanuli.

Proyek ini mendukung program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana yang digagas Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Pekerjaan utama meliputi pembangunan sabo dam di aliran Sungai Tukka dan Sungai Gala-Gala.

Selain itu, WIKA juga membangun proteksi sempadan sungai sepanjang 1,6 kilometer untuk melindungi masyarakat Tapanuli Tengah.

Corporate Secretary WIKA Ngatemin menyatakan bahwa proyek ini bertujuan mengurangi ancaman banjir bandang dan penumpukan sedimentasi.

"Kami berharap dapat berkontribusi dalam mengurangi risiko banjir bandang maupun sedimentasi, sekaligus memberikan manfaat sosial bagi masyarakat sekitar," ujarnya, Rabu (17/6/2026).

Teknis Pengerjaan dan Teknologi

Secara teknis, konstruksi utama meliputi pengerukan normalisasi sungai dan pembuatan beton bertulang untuk retaining wall. Pekerja juga fokus pada penyusunan beton terstruktur untuk sabo dam.

Saat ini, aktivitas di lapangan mencakup pengecoran dinding penahan tanah dan penggalian fondasi sabo dam di Sungai Tukka.

Tim proyek juga melakukan pengalihan jalur aliran air untuk Sungai Gala-Gala.

WIKA memanfaatkan teknologi pemetaan udara berbasis GNSS LiDAR dan photogrammetry untuk meningkatkan presisi kerja.

Sistem digital ini menyuplai data visual aktual secara cepat, memudahkan penyesuaian desain dan pengambilan keputusan di lapangan.

Proyek ini menyerap lebih dari 150 tenaga kerja lokal, atau sekitar 90 persen dari total pekerja. Keterlibatan warga setempat dinilai penting untuk memperlancar pengerjaan dan memulihkan ekonomi pascabencana.

Proses pemulihan wilayah Tapanuli ditargetkan rampung pada akhir tahun 2026. Infrastruktur ini diharapkan mampu membendung potensi banjir bandang demi ketenteraman warga lokal.

📰 Update Terbaru