⌂ Beranda News Eksekusi Eks Hotel Sultan, Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Senayan Diprediksi Memuncak

Eksekusi Eks Hotel Sultan, Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Senayan Diprediksi Memuncak

Eksekusi Eks Hotel Sultan, Kepadatan Lalu Lintas di Kawasan Senayan Diprediksi Memuncak
Ilustrasi kemacetan lalu lintas di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, akibat penutupan akses jalan.
A A Ukuran Teks16px

Kawasan Senayan dan Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, diprediksi mengalami kepadatan lalu lintas pada Kamis, 18 Juni 2026.

Pengendara diimbau mengantisipasi perlambatan arus kendaraan akibat proses eksekusi pengosongan lahan eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK.

>>> Pelindo Setor Kontribusi Rp7,81 Triliun ke Negara Sepanjang 2025

Sejumlah akses masuk ke area GBK mengalami penutupan sementara.

Ribuan personel gabungan dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan jalannya pengosongan lahan, yang berpotensi memicu kemacetan sejak pagi hingga siang hari.

Penutupan Akses dan Imbauan Jalur Alternatif

Pihak pengelola GBK menerapkan penutupan penuh selama 24 jam di Pintu 5, Pintu 7, dan Pintu 8.

Area sekitar seperti Parkir Timur, Hutan Kota GBK, Stadion Softball, serta ruas Jalan KTT menuju Jakarta International Convention Center (JICC) juga tidak dapat diakses publik.

Langkah sterilisasi ini dilakukan untuk melancarkan proses eksekusi Blok 15 GBK, tempat berdirinya Hotel Sultan dan Sultan Residence.

Pembatasan akses dan konsentrasi petugas pengamanan diproyeksikan bakal meningkatkan volume kendaraan di beberapa titik.

Pengendara perlu mewaspadai lonjakan arus di Jalan Asia Afrika, Jalan Pintu Satu Senayan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, dan Jalan Jenderal Sudirman.

>>> PSI Bantah Tudingan PDIP soal Jokowi Bujuk Kader Pindah Partai

Titik putar balik (U-turn), jalur masuk ke arah Sudirman Central Business District (SCBD), hingga Simpang Semanggi juga rawan tersendat.

Bagi pengendara dari arah Slipi yang hendak menuju Blok M atau Jakarta Selatan, dapat memilih Jalan Gerbang Pemuda menuju Jalan Tentara Pelajar, lalu diteruskan melalui Jalan Kapten Tendean atau kawasan Kebayoran Baru.

Masyarakat dari arah Cawang yang ingin menuju Sudirman-Thamrin, disarankan keluar lebih awal melalui koridor Jalan HR Rasuna Said di Kuningan, lalu melanjutkan via Jalan Prof Dr Satrio atau Jalan Imam Bonjol.

I
Tim Redaksi
Penulis: Indah Novitasari
📰 Update Terbaru
STIKIBOTOM